Jakarta, NU Update. Ketua Lembaga Talif wan Nasyr PBNU Hari Usmayadi mengatakan, NU Update berpotensi menjadi portal berita sangat besar sekali dengan tema keislaman, kerakyatan, dan kebangsaaan. Tema keislaman maksudanya Ahlussunah wal-Jamaah dengan segala konsep dan aplikasinya. Termasuk di dalamnya pesantren, kiai, dan santri, serta NU dan banom serta lembaganya. Sementara kerakyatan, tema mengusung suara hajat hidup orang banyak. Sedangkan kebangsaan, menyangkut keutuhan bangsa dan negara.
Misalkan, kata dia, jika tiap hari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama di tiap kabupaten menyuarakan tema-tema tersebut, bukan tidak mungkin, akan menjadi arus utama di dunia maya. Bahkan bisa menjadi sebuah gerakan sosial di masyarakat.
| Misalkan Cabang NU, Lembaga dan Banom Berjamaah Tulis Berita Tiap Hari (Sumber Gambar : Nu Online) |
Misalkan Cabang NU, Lembaga dan Banom Berjamaah Tulis Berita Tiap Hari
Ia merinci, jika NU memiliki Cabang sekitar 500 di kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, dan mereka menuliskan tiga tema tersebut tiap hari, maka akan terkumpul sekitar 500 berita. Ini jumlah sangat besar sekali, katanya di kantor Redaksi NU Update gedung PBNU, Jakarta Senin (20/2).Itu jika hanya PCNU. Sementara NU sendiri memiliki banom dan lembaga yang sampai di kabupaten-kabupaten. Bahkan ada yang sampai di kecamatan dan ranting.
NU Update
Banom NU semisal Gerakan Pemuda Ansor, kata dia, katakanlah ada 500 cabang. Ditambah Muslimat ada 500, Fatayat, PMII, IPNU, IPPNU, serta banom-banom, lain. Ada ribuan berita yang diterima NU Update. Dengan demikian, NU Update akan menjadi kantor berita yang tiada tandingnya dari sisi jumlah. Ia mengalahkan kantor berita mana pun, lanjutnya.NU Update
Menurut dia, dari sisi kemampuan, sebetulnya pengurus cabang NU dan banom serta lembaganya adalah orang yang terdidik di daerah masing-masing. Jika mereka mau belajar menulis berita, itu sangat gampang sekali. Dari sisi cara mengirimkannya, hampir setiap pengurus NU sekarang menggunakan android. Berita bisa dikirim langsung melalui email di ponsel. Bahkan bisa lebih simpel lagi jika menggunakan WatshApp.NU, lanjutnya, mau tak mau harus masuk di wilayah itu. Kalau tidak, akan ketinggalan. Jangan sampai gagap digital karena akibatnya syiar dakwah NU tidak sampai ke khalayak netizen yang sekarang jumlahnya puluhan juta. Jika tidak semua PCNU, ya paling tidak separuhnya. Jika tidak separuhnya, ya seperempatnya.
Ia berharap besar kepada anak-anak muda NU yang bisa menggerakkan hal itu. Saya ingat apa yang dikatakan Gus Dur dalam satu artikelnya di tahun 90-an. Aktivis PMII, setelah menjadi alumnus, hendaknya membantu NU. Menurut saya, paling tidak, alumnus PMII bisa membantu dalam menggerakan atau menyuarakan suara Nahdliyin, suara rakyat Indonesia di daerah masing-masing, jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, jika semua PCNU dan lembaga dan banom terkoneksi, berjamaah secara ide, dan berjamaah melakukannya, bisa diarahkan ke pengembangan ekonomi, sebagian urusan negara ini bisa selesai. (Abdullah Alawi)
Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/75569/misalkan-cabang-nu-lembaga-dan-banom-berjamaah-tulis-berita-tiap-hari-
NU Update

EmoticonEmoticon